<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
  <channel>
    <title>www.pantau.or.id</title>
    <link>http://www.pantau.or.id/</link>
    <description>Pantau Aceh Feature Service</description>
    <language>en-us</language>
    <pubDate>Sat, 31 Mar 2007 12:00:00 GMT</pubDate>
    <lastBuildDate>Sat, 31 Mar 2007 12:00:00 GMT</lastBuildDate>
    <docs>http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss</docs>
    <generator>Weblog Editor 2.0</generator>
    <managingEditor>pantau@pantau.or.id</managingEditor>
    <webMaster>pantau@pantau.or.id</webMaster>


      <item>
      <title>Jembatan Kuala Tripa</title>
      <link>http://www.pantau.or.id/detailartikel.php?id=630</link>
      <description>
Tiap lewat jembatan darurat itu, warga kampung Kuala Tripa harus membayar Rp 5.000. Berbagai hambatan aktivitas pun dialami warga akibat kondisi jalan yang rusak parah.
[...]
      </description>
      </item>


      <item>
      <title>Aceh di Khatulistiwa</title>
      <link>http://www.pantau.or.id/detailartikel.php?id=629</link>
      <description>
Aceh dikenal terutama sebagai wilayah perang oleh orang-orang di luar Aceh.
[...]
      </description>
      </item>


      <item>
      <title>Di Kaki Bukit Origoen</title>
      <link>http://www.pantau.or.id/detailartikel.php?id=628</link>
      <description>
Di masa perang, kakak-beradik ini berjuang untuk membebaskan Aceh dari Indonesia. Di masa damai mereka berjuang untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga.
[...]
      </description>
      </item>


      <item>
      <title>Dari Dayah Menuju Laut</title>
      <link>http://www.pantau.or.id/detailartikel.php?id=627</link>
      <description>
Kisah anak ulama yang meraih penghargaan kemanusiaan internasional dan jadi pengurus lembaga adat nelayan Aceh.
[...]
      </description>
      </item>


      <item>
      <title>Dua Lembaga, Satu Wewenang</title>
      <link>http://www.pantau.or.id/detailartikel.php?id=626</link>
      <description>
Ada dua lembaga percepatan daerah tertinggal di Aceh. Kewenangannya tumpang-tindih. Salah satunya, diketuai Iwan Gayo.
[...]
      </description>
      </item>


      <item>
      <title>Bermula Dari Beutong Ateuh</title>
      <link>http://www.pantau.or.id/detailartikel.php?id=625</link>
      <description>
Pelaku utama pembunuhan Teungku Bantaqiah, putra, dan para santrinya menghilang. Sebelum dayahnya diserbu tentara, Bantaqiyah dituduh mengedar ganja, menyebar ajaran 
[...]
      </description>
      </item>


      <item>
      <title>Partai Lokal dan Masalah Representasi Politik</title>
      <link>http://www.pantau.or.id/detailelectionwatch.php?id=8</link>
      <description>
Partai lokal di Aceh bukan hal baru. Di masa demokrasi parlementer di Indonesia, sudah ada Partai Dayak. Partai lokal lebih berakar dii masyarakat pemilihnya.
[...]
      </description>
      </item>


      <item>
      <title>Panasnya Pontianak, Panasnya Politik</title>
      <link>http://www.pantau.or.id/detailartikel.php?id=622</link>
      <description>
Borneo Barat adalah salah satu wilayah perang di Indonesia. Jamie Davidson menyebutnya sebagai "the unknown war" atau perang yang tak disadari. Bagaimana memahami perang yang sudah makan ratusan ribu korban ini?
[...]
      </description>
      </item>


      <item>
      <title>Yang Terlupakan</title>
      <link>http://www.pantau.or.id/detailartikel.php?id=624</link>
      <description>
Setelah perdamaian di Aceh mencapai tahun ketiga, kasus-kasus penghilangan orang secara paksa di masa konflik tetap tak terselesaikan. Padahal penghilangan paksa merupakan kejahatan kemanusiaan yang terberat.
[...]
      </description>
      </item>


      <item>
      <title>Berebut Kursi di Bireuen</title>
      <link>http://www.pantau.or.id/detailelectionwatch.php?id=7</link>
      <description>
Puluhan orang di Bireuen bersaing untuk menjadi lima anggota Komisi Independen Pemilihan.
[...]
      </description>
      </item>


      <item>
      <title>Al Chaidar</title>
      <link>http://www.pantau.or.id/detailartikel.php?id=621</link>
      <description>
Ia dianggap sebagai orang yang dekat dengan jaringan teroris di Asia Tenggara. Tapi berbeda dengan Imam Samudra, terdakwa kasus bom Bali, yang bakal dihukum mati atau Hambali, yang ditahan di penjara rahasia di Amerika, Al Chaidar tetap bebas beraktivitas sampai hari ini.
[...]
      </description>
      </item>


      <item>
      <title>Abu Kari dari Pining</title>
      <link>http://www.pantau.or.id/detailartikel.php?id=620</link>
      <description>
Dia mencintai alam sejak muda. Dia mengajak warga Pining menjaga kelestarian sungai dan hutan mereka. Pejabat yang dianggapnya merusak lingkungan pun dikritiknya.
[...]
      </description>
      </item>


      <item>
      <title>Si Mata Biru</title>
      <link>http://www.pantau.or.id/detailartikel.php?id=619</link>
      <description>
Keturunan Portugis di Lamno, Aceh Jaya merupakan salah satu bukti kedatangan bangsa tersebut ke Aceh. Ciri-ciri mereka, antara lain bermata biru.
[...]
      </description>
      </item>


      <item>
      <title>Bertahan di Lancang</title>
      <link>http://www.pantau.or.id/detailartikel.php?id=618</link>
      <description>
Lancang merupakan kawasan penghasil garam rakyat terbesar di Pidie. Ketika harga BBM naik, harga garam justru turun. Bagaimana nasib para
[...]
      </description>
      </item>


</channel>
</rss>

